HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM
- Rabu, 13 Januari 2021
Dukung Program One Village One Product, Distan Agam Tanam 100 Batang Duku Di Kayu Pasak

Agam, (Minangsatu) - Dukung program one village one product, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, menanam sebanyak 100 batang duku, di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (13/1).
"Target kita Kayu Pasak jadi sentra duku di Kabupaten Agam demi mendukung program one village one product. Karena, Salareh Aia khususnya Kayu Pasak sangat cocok ditanami duku, sehingga dapat dijadikan jorong percontohan untuk komoditas itu," ungkap Kepala Distan Agam, Arief Restu.
Dikatakan, penanaman dilakukan untuk menyisip duku yang sudah ditanam sebelumnya. "Sejak dua tahun terakhir duku sudah mulai ditanam di Kayu Pasak dan sekarang kita lakukan penyisipan serta pemangkasan," ujarnya.
Sementara, Kabid Hortikultura Distan Agam, Sari Mustika mengatakan, untuk program jorong percontohan ini sudah berjalan sejak tahun 2020. Namun, sebelumnya sudah dilakukan penanaman berbagai komoditas buah diseluruh nagari yang ada di Kabupaten Agam.
"Saat ini jorong percontohan di Kabupaten Agam sekitar 20 jorong, dengan komoditi berbeda-beda," ulasnya menerangkan.
Menurutnya, dengan dibentuknya jorong percontohan ini, maka setiap jorong memiliki komoditas yang beragam, sehinga Kabupaten Agam jadi sentra buah di Provinsi Sumatera Barat.*
Editor : Benk123
Tag :#agam
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERERAT SILATURAHMI, KOPI MOS FC GELAR BUKA PUASA BERSAMA
-
ANGGOTA DPR RI FRAKSI PAN H. ARISAL AZIZ HADIR DI AMPEK ANGKEK GUNA SOSIALISASIKAN EMPAT PILAR
-
HADIRKAN FIRDAUS ABIE SEBAGAI PEMATERI, RBAN TILATANG KAMANG GELAR SEMINAR JURNALISTIK
-
GUBERNUR MAHYELDI INGATKAN TANGGUNG JAWAB MEMBINA ANAK KEMENAKAN, SAAT BATAGAK PANGHULU DATUAK RAJO ENDAH NAN RANDAH NAIK SARUMPUN DI SUKU TANJUANG
-
TRADISI PERLU DIWARISKAN, GUBERNUR MAHYELDI APRESIASI FESTIVAL BUDAYA MARANDANG MINANGKABAU 2024
-
MELUNCURKAN BUKU ATAU MENUNGGANGI KARYA?
-
MENGENANG BUNG HATTA SANG PROKLAMATOR, PADA PERINGATAN 80 TAHUN INDONESIA MERDEKA
-
KIASAN “SENI BERBAHASA HALUS DAN SYARAT MAKNA”
-
MENGAPA MEMILIH HENDRY CH BANGUN ?
-
HAPUS MATA PELAJARAN SEJARAH